Past Tense itu mudah. Cheat Sheet Past Simple

Di present simple, Anda harus ingat menambahkan -s khusus untuk he/she/it. Di past simple, aturan itu hilang sama sekali — kata kerjanya sama persis untuk semua subjek. Bahasa Inggris, secara mengejutkan, jadi lebih sederhana ketika bicara tentang masa lalu. Tapi ada satu pengecualian: sekelompok kecil kata kerja yang paling sering dipakai justru menolak aturan sederhana ini sama sekali. Artikel ini merangkum logikanya.
1. Was / Were — Masa Lalu dari Am/Is/Are
Formula: I/he/she/it + was · you/we/they + were
| Subjek | Positif | Negatif | Tanya |
|---|---|---|---|
| I / he / she / it | was | wasn't | Was he...? |
| you / we / they | were | weren't | Were you...? |
I was at home yesterday. They were at the party last night. Was she happy?
💡 Perhatikan yang berubah: di present simple ada tiga bentuk (am, is, are). Di past simple, hanya tersisa dua (was, were). "Am" dan "is" sama-sama menjadi "was" — jadi Anda sebenarnya punya lebih sedikit yang harus diingat di masa lalu, bukan lebih banyak. Ini pola yang akan terus muncul: bahasa Inggris cenderung menyederhanakan pembedaan subjek semakin jauh Anda menjauh dari present tense.
2. Past Simple — Kata Kerja Beraturan (+ -ed)
Formula: kata kerja + -ed (untuk I/you/he/she/it/we/they — bentuknya sama untuk semua orang)
| Akhiran kata kerja | Aturan | Contoh |
|---|---|---|
| kebanyakan kata kerja | tambah -ed | work → worked, play → played |
| konsonan + -y | y → i, tambah -ed | study → studied, try → tried |
| berakhiran -e (huruf e tidak dibunyikan) | tinggal tambah -d | live → lived, like → liked |
| vokal pendek + satu konsonan | konsonan digandakan, tambah -ed | stop → stopped, plan → planned |
I worked late yesterday. She studied all night. We stopped at the shop.
💡 Ini bukti pola dari poin sebelumnya: past simple tidak pernah berubah berdasarkan subjek — "he worked", "they worked", bentuknya sama persis. Bandingkan dengan present simple yang butuh -s khusus untuk he/she/it. Aturan penggandaan konsonan (stop → stopped) memakai logika bunyi yang sama seperti -ing: satu konsonan setelah vokal pendek digandakan supaya vokalnya tidak terbaca "panjang".
3. Kata Kerja Tidak Beraturan — Kenapa Ada Pengecualian?
Formula: tidak ada rumus — bentuk lampau harus dihafal satu per satu.
| Bentuk dasar | Bentuk lampau |
|---|---|
| go | went |
| see | saw |
| eat | ate |
| have | had |
| do | did |
| make | made |
| take | took |
| come | came |
| give | gave |
| get | got |
I went to the market. She saw a movie last night. They had breakfast at seven.
💡 Kenapa kata kerja yang paling penting justru yang paling "berantakan"? Ini bukan kebetulan. Kata kerja yang sangat sering dipakai (go, see, eat, have, do) cenderung mempertahankan bentuk lama mereka justru karena terlalu sering diucapkan — orang tidak pernah "lupa" bentuknya, jadi tidak ada tekanan untuk menyeragamkannya mengikuti pola -ed yang lebih baru. Kata kerja yang jarang dipakai, sebaliknya, lebih mudah "ikut arus" dan mengikuti pola -ed yang beraturan. Semakin sering sebuah kata dipakai, semakin besar kemungkinan bentuknya tetap tidak beraturan — pola ini muncul di hampir semua bahasa di dunia, bukan cuma bahasa Inggris.
Cheat Sheet — Rangkuman untuk Disimpan
- Was/were: was untuk I/he/she/it, were untuk you/we/they — versi masa lalu dari am/is/are, tapi dengan lebih sedikit bentuk.
- Kata kerja beraturan: tambah -ed, bentuknya sama untuk semua subjek — tidak ada pengecualian -s seperti di present simple.
- Kata kerja tidak beraturan: tidak ada rumus, harus dihafal — biasanya justru kata kerja yang paling sering dipakai sehari-hari.
- Cara belajar kata kerja tidak beraturan paling efektif: hafalkan dalam kalimat pendek, bukan sebagai daftar kata terpisah.
Sekali Anda paham bahwa past simple sebenarnya menyederhanakan banyak hal (kecuali segelintir kata kerja yang paling umum), bagian ini terasa jauh lebih ringan daripada present simple.